Hubungan yang reflektif merupakan fondasi penting untuk menerapkan disiplin positif dalam keluarga. Koneksi yang aman dan kuat, komunikasi yang efektif Dengan keingintahuan, empati, vulnerabilitas dan hal-hal lain yang menjadikan sebuah hubungan reflektif, akan membantu orang tua menjadi figur disiplin yang otoritatif, yang mampu melakukan koreksi terhadap masalah-masalah yang terjadi dalam sistem keluarga. Sebagai orang tua, ada saat² terasa kewalahan melihat perilaku anak yang tidak tepat, dan timbul keinginan untuk langsung mengoreksi, memberi tahu letak kesalahannya. Namun sebelum mengoreksi, penting bagi orang tua untuk berefleks. Ketika orang tua terbiasa berefleksi, orang tua akan berfokus pada memahami alasan yang mendasari perilaku atau tindakan anak, bukan pada penegakan aturan. Orang tua akan memanusiakan anak dengan batasan yang jelas, tanpa menerapkan kekerasan. Sementara, anak yang terbiasa diajarkan untuk berefleksi akan tumbuh dan berkembang memiliki komitmen yang ...